Lima rumah bordil yang menyediakan pelayanan seks gratis akan segera dibuka di berbagai kota: Oslo, Bergen, Trondheim, Stavanger, dan Kristiansand, di Norvegia. Sebagai salah satu pekerja seks di situ, Anda akan digelari Duta untuk Gerakan Politik Bebas (Fripolitisk Movement). Ada yang berminat?
Agaknya itulah tantangan sekaligus perlawanan yang ditunjukkan sekelompok orang di Norwegia, yang menentang kriminalisasi bagi pembeli jasa seks di negeri itu. Agaknya Norwegia ingin meniru Swedia, di mana pembeli jasa seks adalah pelanggaran hukum. Sementara pekerja seks adalah pekerjaan biasa.
Hukum yang berlaku sejak tahun lalu itu mendapat protes keras dari kaum liberal, yang membentuk aliansi Fripolitisk Movement, dengan diketuai Frank Horn Hatvedt dan adiknya Kurt Horn. Sejauh ini, sudah ada 60 perempuan dan 30 lelaki yang mengajukan diri untuk menjadi pelayan seks di rumah-rumah bordil itu. Mereka berasal dari Norwegia dan negara lain di eropa. "Tiga dari calon duta seks itu bahkan datang dari Swedia," ujar Frank kepada tabloid Swedia, Aftonbladet.
"Ini adalah hal yang tidak rumit, lanjut Frank, karena urusan (menge-)seks secara naluriah layaknya orang sarapan. Para relawan yang menjadi pelayan seks ini tidak akan dibayar dalam bentuk apapun, karena itu secara hukum pengguna jasa seks ini tidak bisa dianggap melanggar atau dituntut hukum. (Berita dikutip dari koran gratis Metro).
No comments:
Post a Comment